6 cara efektif menghilangkan rasa ngantuk

Rasa kantuk terkadang bisa timbul tidak pada waktu yang kurang tepat, baik itu saat belajar, bekerja atau kegiatan lainnya di jam produktif. Tentu saja itu sangat mengganggu. Sebagai contoh jika rasa kantuk datang ketika saat bekerja akibatnya pekerjaan kita itu tidak akan maksimal dan sulit untuk selesai pada waktunya. Nah, biasanya rasa kantuk tersebut timbul karena pekerjaan terlalu banyak, atau pekerjaan lain yang menumpuk sehingga jam tidur atau waktu istirahat menjadi berkurang.

Apa sih penyebab sering mengantuk? Mengantuk adalah normal karena hal tersebut mengisyaratkan bahwa tubuh kita memerlukan istirahat. Rasa kantuk adalah “sinyal” atau pertanda alami yang diberikan oleh tubuh kita agar segera tidur. Namun apa jadinya jika mengantuk pada siang hari ketika bekerja atau beraktivitas? Apa sih penyebabnya?

Ternyata ada berbagai hal yang dapat menyebabkan ngantuk pada siang hari, salah satunya adalah karena begadang, karena logikanya tubuh kekurangan waktu tidur. Namun ada lagi beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan terjadinya ngantuk pada pagi atau siang hari, salah satunya adalah karena sirkulasi udara yang kurang lancar pada ruangan.

Apa hubungannya? Karena seringkali rasa ngantuk pada siang hari itu terjadi ketika kita sedang berada pada ruangan tertentu, misalnya ruangan kantor, ruangan kelas, dll yang memiliki sirkulasi udara kurang lancar karena tidak adanya ventilasi. Dengan tidak adanya ventilasi udara, maka kandungan karbondioksida pada ruangan tersebut akan menyebabkan kita sulit untuk konsentrasi akibat kinerja otak yang menurun.

Jika tubuh kita kekurangan oksigen, maka akan timbul rasa kantuk. Karena oksigen sangat diperlukan oleh otak untuk dapat melakukan aktivitas sehari-hari. Jika proses metabolisme dasar kurang akan asupan oksigen, maka cenderung akan muncul rasa kantuk. Kurang oksigen bukan berarti jarang bernapas namun kekurangan oksigen yang disebabkan kurangnya asupan zat besi seperti sayur bayam, ati, daging merah, dll.

Akibat dari kurangnya zat besi dapat menyebabkan gangguan pembentukan sel darah merah (eritrosit) dan berpotensi menimbulkan anemia. Di dalam eritrosit mengandung hemoglobin di mana berfungsi sebagai pengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Nah, rendahnya eritrosit menyebabkan hemoglobin juga rendah sehingga menyebabkan oksigen yang dialirkan ke tubuh juga ikut rendah.

Penyebab sering ngantuk pada jam produktif

Terkadang, meskipun kita sudah tidur dengan cukup tetap saja sering mengantuk pada siang harinya. Dan hal tersebut cukup menyebalkan, karena ketika mengantuk akan sulit untuk konsentrasi, padahal masih banyak aktivitas atau pekerjaan yang harus kita kerjakan. Dan berikut adalah beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan kita mengantuk pada siang hari, diantaranya:

  • Kurang melakukan olahraga. Berdasarkan hasil penelitian oleh para ahli kesehatan menyebutkan bahwa mengantuk dapat dikaitkan dengan kurangnya olahraga. Mengapa? Karena ketika kurang melakukan olahraga, maka kondisi tubuh akan lemas, loyo dan mudah merasa lelah. Begitu juga dengan sebaliknya, ketika olahraga terlalu diforsir juga akan mengakibatkan tubuh lemas dan akhirnya mengantuk.
  • Kurang istirahat. Mengantuk adalah “alarm” ketika tubuh kita memerlukan istirahat apabila waktu istirahat tersebut kurang. Idealnya, porsi tidur untuk ukuran dewasa adalah 6-8 jam perhari. Jika tubuh kurang tidur, maka yang timbul adalah rasa kantuk bahkan di jam-jam yang produktif. Sebisa mungkin kita harus bisa memenuhi kebutuhan tidur yang cukup.
  • Makan terlalu banyak. Logikanya, setelah makan tubuh kita seharusnya berenergi karena mendapatkan asupan makanan. Akan tetapi, kenapa malah setelah kita makan menjadi mengantuk? Ternyata jawabannya tergantung pada apa yang kita makan. Makanan yang mengandung karbohidrat, lemak dan mengandung gula tinggi akan menyebabkan tubuh menjadi cepat mengantuk. Karena makanan tersebut memberikan perubahan hormon. Saat makanan mencapai usus halus, akan menimbulkan respon saraf dengan cepat. Respon tersebut akan diterima oleh saraf parasimpatis dan kemudian akan memberikan informasi pada tubuh agar memperlambat gerak dan lebih memfokuskan pada mencerna makanan.
  • Makan terlalu banyak di malam hari. Ada baiknya makan malam tidak dilakukan di atas jam delapan malam atau paling lambatnya satu jam sebelum tidur. Dan porsi juga harus diperhatikan, jangan terlalu banyak. Jika makan di atas jam delapan malam dan langsung tidur maka fungsi insulin menjadi mati sehingga mengakibatkan kadar gula dalam darah menjadi meningkat atau bisa juga menurun. Akibatnya, Anda akan berpotensi terbangun di malam hari dan susah untuk tidur kembali yang akibatnya akan timbul rasa kantuk pada jam-jam produktif.
  • Salah satu gejala anemia. Gejala mudah mengantuk dapat dihubungkan kepada salah satu gejala anemia. Karena ketika tubuh sudah kekurangan sel darah merah, maka pasokan oksigen ke seluruh tubuh pun akan berkurang, sehingga tubuh pun akan kekurangan energi dan lemas.
  • Gejala prediabetes. Mudah mengantuk juga dapat disangkut pautkan dengan gejala prediabetes. Mengapa demikian? Karena setelah makan, insulin akan meningkat atau dikenal dengan istilah hyperinsulinemia. Akibatnya, kadar gula darah akan mengalami penurunan.
  • Pertanda gejala stroke. Bagi yang sudah berusia lanjut, timbulnya rasa kantuk yang berlebihan setiap hari perlu diwaspadai karena berdasarkan penelitian para ahli medis, rasa kantuk yang berlebihan tersebut adalah pertanda awal serangan stroke. Lalu, bagaimana caranya kita membedakan rasa kantuk yang wajar dengan rasa kantuk yang “kurang normal” tersebut? Biasanya rasa kantuk yang abnormal tersebut terjadi pada lansia yang mudah sekali tertidur di berbagai situasi. Sebagai contoh, ketika sedang menonton TV, ketika duduk, dll.

Bagaimana cara menghilangkan rasa ngantuk?

Nah, setelah kita mengetahui apa saja yang dapat menyebabkan rasa kantuk pada jam-jam produktif seperti bekerja dan belajar. Mari kita bahas cara mengatasi rasa mengantuk pada jam produktif agar senantiasa melek dan berenergi.

  1. Jalan-jalan sejenak. Ketika bekerja terlalu lama di depan komputer dengan kondisi ruangan menyala lampu dan AC mata menjadi cepat lelah sehingga hasilnya timbul rasa kantuk. Nah, jalan-jalan keluar mencari angin segar sambil melihat pemandangan baru disekitarnya bisa mengusir rasa kantuk dan terhindar dari stres serta menjadikan badan lebih segar.
  2. Tidur cukup. Pekerjaan yang menumpuk sehingga mau tidak mau pekerjaan tersebut harus dikerjakan di rumah atau lembur menyebabkan waktu tidur menjadi berkurang. Akibatnya, timbul rasa kantuk pada keesokan harinya saat bekerja kembali. Waktu tidur yang normal adalah 8 jam sehari. Jam 9 malam adalah waktu yang tepat untuk tidur, karena berdasarkan penelitian selain dapat menghilangkan rasa kantuk itu sendiri juga bisa menghilangkan berbagai penyakit seperti stres, darah tinggi, dll.
  3. Cuci muka. Ini standar namun cukup efektif juga. Cuci muka dengan air yang dingin maka wajah menjadi lebih segar dan rasa kantuk pun perlahan akan hilang. Simpel dan efektif!
  4. Minum kopi atau teh. Teh ternyata bisa membantu menghilangkan rasa kantuk. Begitupun kopi, kandungan kafein dapat menstimulus otak agar kembali segar. Namun perlu diperhatikan bahwa jumlah porsi jangan berlebihan karena akan menimbulkan dampak buruk kepada kesehatan seperti gangguan pada lambung.
  5. ”Paksa” otak untuk bekerja. Rasa kantuk bisa timbul karena rasa rileks. Bermain game di smartphone atau di komputer bisa membuat kamu bersemangat kembali, mainkan game yang memainkan logika sehingga otak bisa dipaksa bekerja. Selain memainkan game, mengisi teka teki silang juga bisa dilakukan.
  6. Pacu adrenalin. Lakukan hal sederhana namun bisa memacu adrenalin, sepertu halnya nonton trailer film horror, nonton video-video seru, dll. Sehingga Anda bisa menjadi bersemangat kembali dan rasa kantuk pun hilang.

Demikian beberapa cara menghilangan rasa ngantuk pada saat bekerja dan belajar atau pada saat jam-jam produktif lainnya. Saya rasa masih banyak hal lainnya yang mudah di aplikasikan untuk mengusir rasa kantuk. Jika Anda punya tips lainnya, silahkan tuliskan di kolom komentar ya. Terima kasih dan semoga bisa bermanfaat.